Ogan Ilir

Mau Untung? Ayo Pakai Gas Alam Untuk Memasak

 

Inderalaya

PD Petrogas Ogan Ilir sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk turut serta mengembangkan perekonomian daerah, pengelolaan sumber daya alam, penyerapan tenaga kerja, pelaksanaan Public Service Obligation (PSO) dan juga berperan penting dalam pembangunan daerah melalui kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Perusahaan bergerak di bidang hilir minyak dan gas bumi, pertambangan bahan galian golongan C, batubara, perdagangan umum, pengadaan barang dan jasa serta jasa konstruksi.

Saat ini perusahaan menjalankan kegiatan utama usahanya di bidang jasa penunjang kegiatan hilir gas bumi sebagai operator jaringan gas bumi melalui pipa untuk rumah tangga yang dibangun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Dalam menjalankan usaha yang dimaksud, perusahaan menjalin kerjasama startegis dengan PT. Pertagas Niaga dengan bentuk kerjasama Jasa Operasi dan Pemeliharaan (Operations and Maintenance /O&M) yang dituangkan di dalam Surat Perjanjian Pengelolaan Jaringan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil
antara PT. Pertagas Niaga dan PD. Petrogas Ogan Ilir Nomor: 015/PN/1000/2016-SO
yang telah diperbaharui dengan Surat Perjanjian Nomor: 156/PN0000/2018-SO.

Dirut Petrogas Ogan Ilir Rahmini mengatakan
Jaringan distribusi gas alam untuk rumah tangga dan pelanggan kecil yang saat ini
dikelola oleh PD Petrogas Ogan Ilir berjumlah 6652 sambungan rumah tangga

Menurut istri Kades Tanjung Gelam Kecamatan Inderalaya Nasrullah, bahwa bantuan untuk pelanggan aktif 2173 sambungan rumah tangga, pelanggan pasif 1368 sambungan rumahtangga. Pelanggan pasif diaktifkan dari 2013 sampai saat ini 2022

“Kita bersama dewan pengawas bersilaturahmi ke PGN Jakarta Patragas Niaga. Digratiskan termasuk biaya pasang, rencananya akan dilakukan peangktifan pelanggan jargas yang gas alamnya belum tersalurkan, sesegera mungkin dari PGN. Pada tahun 2020 total 4526 pelangga, untuk yang aktif setelah dicek 4521 pelanggan, hanya 5 pelanggan tidak aktif namun sudah dilakukan pengaktifkan,”ujarnya

Saat ini pelanggan petrogas berada di Kecamatan Inderalya dan Inderalaya Utara, kedepan akan meluas ke Inderalaya Selatan. Disebutkan Rahmini bahwa untuk harga gas perkubiknya, golongan masyarakat menengah R1 4250 perkubik, sementara untuk bisnis atau masyarakat berpenghasilan tinggi harga gasnya perkubik Rp6ribu

“Gunakanlah gas alam untuk memasak karena lebih aman, harganyaterjangkau, berkualitas, menguntungkan, efisien, praktis dan ramah lingkungan. Jadi menggunakan gas alam untuk memasak jelas lebih menguntungkan,”ujarnya. #prima

5 2 votes
Article Rating

Related Articles

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button