Tekan Inflasi Pangan, Dinas Ketahanan Pangan PALI Dorong Gerakan Tanam Cabai Serentak

PALI JS— Upaya konkret Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam mengendalikan inflasi daerah kembali ditunjukkan melalui langkah strategis di sektor pangan. Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten PALI secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai Serentak, Jumat (23/1/2026).
Gerakan ini menyasar komoditas cabai yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang utama inflasi, terutama saat permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan. Tak sekadar seremoni, gerakan tersebut langsung diwujudkan melalui pembagian benih cabai siap tanam dalam polibag kepada berbagai pihak.
Sasaran awal gerakan ini meliputi seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan, hingga instansi vertikal di wilayah Kabupaten PALI. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan efek domino hingga ke tingkat masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PALI, Khairiman, menegaskan bahwa gerakan tanam cabai serentak merupakan bentuk kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga pangan.
“Kami mengajak seluruh OPD dan instansi untuk bersama-sama menyukseskan gerakan ini. Waktu pelaksanaannya sengaja dipilih menjelang bulan puasa, agar saat Lebaran nanti cabai yang ditanam sekarang sudah berbuah dan dapat membantu menekan laju inflasi,” ujar Khairiman.
Ia menambahkan, pada tahap awal pihaknya telah menyalurkan sedikitnya 2.000 batang bibit cabai siap tanam. Bibit tersebut tidak hanya dibagikan, tetapi juga diwajibkan untuk ditanam dan dirawat secara berkelanjutan agar benar-benar memberikan hasil nyata.
“Bibit ini harus ditanam dan dirawat hingga berproduksi. Dengan begitu, manfaat program ini benar-benar dirasakan dan tidak berhenti hanya sebagai kegiatan simbolis,” imbuhnya.
Lebih jauh, Khairiman berharap gerakan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kemandirian pangan, khususnya melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah.
“Gerakan tanam cabai serentak ini bukan hanya milik OPD atau instansi pemerintah, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten PALI. Kami ingin masyarakat terbiasa memanfaatkan lahan sekecil apa pun untuk menanam pangan, terutama komoditas strategis seperti cabai,” pungkasnya.
Melalui gerakan ini, Pemkab PALI optimistis mampu menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.




