The ALTS Hotel Palembang Pakai Gas Bumi PGN Akui Pengeluaran Operasional Jauh Lebih Efisien

Palembang - The ALTS Hotel Palembang yang merupakan hotel bintang lima dikota Palembang saat ini merupakan salah satu pengguna gas bumi dari jaringan gas (jargas). Sejak menggunakan gas bumi PGN ini mengakui bisa memberikan efisiensi signifikan terhadap biaya operasional, khususnya untuk kebutuhan energi.
"Sejak beberapa tahun terakhir beralih menggunakan gas bumi, pengeluaran hotel untuk kebutuhan gas menjadi jauh lebih hemat dibandingkan sebelumnya. Dari sekitar Rp200 juta pengeluaran untuk gas misalnya, itu bisa hemat hingga sekitar 70 persen,ākata Dayat, Perwakilan dari The ALTS Hotel Palembang, saat memberikan keterangan kepada media dalam acara buka puasa bersama yang digelar oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Palembang di The ALT Hotel Palembang, Rabu (4/3/2026).
Diakuinya, selain lebih efisien dari sisi biaya, menurutnya penggunaan gas bumi dari jaringan pipa juga lebih praktis dalam operasional sehari-hari. Jika sebelumnya pihak hotel harus melakukan bongkar pasang tabung gas untuk penggantian, kini hal tersebut tidak lagi diperlukan karena suplai gas tersedia secara langsung melalui jaringan pipa.
Sementara itu, Area Head PGN Palembang Braman Setyoko mengatakan bahwa The ALT Hotel Palembang merupakan salah satu pelanggan PGN Area Palembang yang telah menggunakan gas bumi sejak beberapa tahun terakhir.
Ia menjelaskan bahwa PGN Area Palembang termasuk wilayah dengan kontribusi penjualan gas untuk sektor industri dan komersial yang lebih besar dibandingkan sektor rumah tangga.
āJadi kontribusi penjualan gas bumi di Area Palembang dan Sumatera Selatan itu sekitar 35 persen rumah tangga dan 65 persen industri komersial,ā ujarnya.
Menurut Braman, jumlah pelanggan dari sektor industri dan komersial terus mengalami peningkatan secara signifikan. Salah satu faktor pendorongnya adalah efisiensi biaya yang dirasakan pengguna setelah beralih menggunakan gas bumi.
Terkait pengembangan jaringan gas, pada tahun lalu PGN Palembang telah melakukan perluasan sambungan gas di wilayah Banyuasin dan Musi Banyuasin, khususnya di Kecamatan Sekayu, Sumatera Selatan. Penambahan sambungan tersebut mencakup pelanggan rumah tangga maupun pelanggan bisnis sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan gas bumi di daerah tersebut.
Ia mengungkapkan, realisasi sambungan pelanggan di Kecamatan Sekayu mencapai 1.624 sambungan, sementara di wilayah Sei Sedapat atau Kenten Laut tercatat sebanyak 800 sambungan baru.
Untuk tahun ini, PGN diperkirakan akan memfokuskan penambahan sambungan pada pelanggan yang lokasinya berada tidak jauh dari jaringan pipa gas yang sudah ada.
Meski demikian, penentuan titik lokasi dan jumlah pelanggan yang menjadi target sambungan baru masih menunggu hasil rapat koordinasi internal. Hal ini karena pembangunan sambungan gas tidak dapat langsung menjangkau wilayah yang belum memiliki jaringan atau infrastruktur gas bumi, sehingga perluasan biasanya dilakukan di area yang berdekatan dengan jaringan pipa yang telah terpasang sebelumnya.(fie)
