Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumsel Alfrenzi Apresiasi Gubernur HD
Buka Wisata Gunung Dempo Pagar Alam

Setelah sempat ditutup dan memicu polemik luas, operasional Desa Wisata Gunung Dempo di Kota Pagar Alam akhirnya kembali dibuka mulai Rabu (13/5/2026)
Namun, izin operasional itu masih bersifat sementara dengan tenggat waktu tiga bulan bagi pengelola untuk melengkapi seluruh persyaratan perizinan yang ditetapkan PTPN I Regional 7.
Pembukaan kembali destinasi wisata tersebut tertuang dalam surat resmi PTPN I Regional 7 tertanggal 13 Mei 2026 yang ditandatangani Plt Head Region, Iyan Heriyanto. Surat itu juga ditembuskan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru, Pemerintah Kota Pagar Alam dan sejumlah pihak terkait lainnya
Keputusan itu disebut sebagai tindak lanjut atas permintaan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui surat Sekretaris Daerah Sumsel Nomor 800/2713/Disbudpar.IV/2026 tertanggal 12 Mei 2026.
Sebelumnya, penutupan Desa Wisata Gunung Dempo sempat viral dan menuai sorotan publik. Penutupan tersebut dianggap merugikan pelaku usaha pariwisata lokal serta mengecewakan wisatawan yang gagal mengakses sejumlah destinasi unggulan di kawasan kaki Gunung Dempo.
Situasi itu kemudian memicu langkah cepat Pemerintah Provinsi Sumsel. Pada Senin (11/5/2026), digelar rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumsel yang dipimpin Asisten I Setda Sumsel, Apriyadi Mahmud
Rapat tersebut dihadiri Sekda Kota Pagar Alam, Zaily Oktosab Fitri Abidin, manajemen PTPN I Regional 7, perwakilan Kementerian Pariwisata, Dinas Budaya dan Pariwisata Sumsel, Dinas PTSP Sumsel, Dinas PTSP Pagar Alam hingga pengelola Desa Wisata Gunung Dempo.
Dalam rapat itu, Apriyadi Mahmud meminta agar persoalan penutupan segera dicarikan solusi agar tidak menghambat sektor pariwisata yang menjadi andalan Kota Pagar Alam.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumsel, Alfrenzi Panggarbesi, mengapresiasi langkah cepat Herman Deru dalam memediasi persoalan tersebut
Alhamdulillah berkat koordinasi yang baik dengan semua pihak, akhirnya Desa Wisata Gunung Dempo dibuka kembali dan bisa dinikmati wisatawan yang berkunjung ke Kota Pagaralam,” ujar Alfrenzi kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Politikus asal Kota Pagar Alam itu juga mengapresiasi respons cepat Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, sejak isu penutupan kawasan wisata tersebut mencuat ke publik.
“Terima kasih juga atas kepedulian Pak Wali Kota Pagaralam dan jajaran serta pimpinan PTPN I Regional 7 yang telah sangat bijak mencarikan solusinya. Semoga ke depan koordinasi seluruh stakeholder pariwisata semakin baik,” tegas Alfrenzi.#rr




