Ketua DPRD H Edwin Cahya Putra Pimpin Paripurna XXVlll Masa Sidang ke ll Tahun 2026 Dalam Rangka Penyampaian Laporan Reses ke l DPRD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025 Per Daerah Pemilihan Masing-masing

Ketua DPRD H Edwin Cahya Putra Pimpin Paripurna XXVlll Masa Sidang ke ll Tahun 2026 Dalam Rangka Penyampaian Laporan Reses ke l DPRD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025 Per Daerah Pemilihan Masing-masing

Penjabat Sekda H Dicky Shailendra menghadiri rapat paripurna XXVlll masa sidang ke ll Tahun 2026 dalam rangka penyampaian laporan hasil rese ke l tahun 2025 daera pemilihan Masing-masing, Senin (26/1/2025)di Kantor DPRD Tanjung Senai
Rapat dibuka Ketua DPRD H Edwin Cahaya Putra, disaat ketua meyapa Anggota DPRD Hipni dari Fraksi Partai PDIP dapil lV memberikan ijin untuk berbicara menyampaikan aspirasi dengan 3 permintaan
Antaranya pertama permasalahan jalan rusak dari simpang tiga Betung sampai simpang tiga Payoraman.
Harapanya agar bisa di terealisasi untuk perbaikan. Yang kedua BPJS masarakat mengeluhkan bayak yang tidak aktif sehingga menjadi beban pemerintah, jangan sampai warga berobat karena kartu tidak aktif diauruh pulang. Kemudian yang ketiga soal bantuan terhadap masyarakat miskin, diharapkan di rumahnya di pasang stiker sebagai penanda
Dari pertanyaan tersebut Penjabat Sekda H Dicky menanggapi permintaan tersebut akan kordinasi ke dinas yang terkait dan kepada pak Bupati dan Wakil Bupati, tentunya untuk jalan kabupaten Insya Allah akan ditindaklanjuti, sementara jalan provinsi akan kita sampaikan ke gubernur melalui dinas terkaut untuk meminta perbaikan
" Untuk permasalan jembatan yang roboh di Desa Lubuk Rukam penghubung Muarakumbang kami segera melakukan rapat kordinasi jalan yang propinsi kami akan sampaikan kepada pak Gubernur agar bisa meninjaulangsung kelapangan Muda-mudahan bisa terlisasi dan untuk jalan kabupaten dari simpang Betung menuju Payaraman nanti kita kordinasi pada kadin PUPR agar bisa megurangi jalan berlobang,"katanya
Sementara terkait BPJS yang tidak aktif memang ini yang di perlukan hanya desil satu sampai desil lima jadi kemarin kami melakukan veripikasi supaya yang tidak sesuai desil agar dikeluarkan tapi bagi pasien yang sering berobat rutin itu tidak di setop silahkan berobat ke puskesmas
"Terkait warga miskin akan kita update datanya, tujuannya agar kita bisa menempel stiker sebagai penanda. Tentunya akan kita cek dulu baru dilaksanakan,"katanya #rr



