PELANGI SUMSEL SIAP RAMAIKAN HARDIKNAS DAN FESTIVAL SRIWIJAYA

Palembang, — Pengurus PELANGI Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat perdana pada Selasa (28/4) guna menyusun program kerja dan agenda kegiatan tahun 2026.

Rapat dihadiri oleh Ketua Eka Subakti, Sekretaris Muhammad Firdaus, Kabid Pelestarian, Pemanfaatan dan Pelatihan (Litbang) Muhammad Yunus, Kabid Humas, Medsos dan IT Sibawaihi, serta anggota bidang Litbang Juni Siswanto.
Dalam rapat tersebut, PELANGI Sumsel menyepakati untuk berpartisipasi dalam kegiatan KORMI Goes To School pada 2 Mei 2026 di SMA Negeri 1 Palembang dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan ini mendapat respon positif dari KORMI Sumatera Selatan.
Pada kegiatan tersebut, PELANGI Sumsel akan menghadirkan mini pameran dan pertunjukan layangan, di antaranya demonstrasi layangan aduan, pameran layangan kreasi, serta pertunjukan layangan sport (stunt kite).
Ketua PELANGI Sumsel, Eka Subakti, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan kembali budaya layangan kepada generasi muda.
“Kami ingin layangan tidak hanya dipandang sebagai permainan, tetapi juga sebagai bagian dari budaya yang harus dilestarikan. Momentum Hardiknas ini sangat tepat untuk edukasi kepada pelajar,” ujarnya.
Selain itu, PELANGI Sumsel juga akan ambil bagian dalam Festival Sriwijaya yang digelar pada 15–17 Mei 2026. Salah satu agenda utama adalah kegiatan Sriwijaya Kite Fighting II yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026 di Dekranasda.
Eka menambahkan, kegiatan tersebut akan melibatkan pegiat layangan dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
“Kami akan menghadirkan para pegiat dan juara dari kabupaten/kota. Bahkan akan ada lomba freestyle dengan ratusan layangan yang diterbangkan sekaligus, ini tentu menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.
Kegiatan tersebut akan diisi dengan pertandingan layangan aduan, pelatihan wasit atau juri, lomba lukis layangan, serta lomba aduan freestyle yang melibatkan hingga 200 layangan dalam satu waktu.
Selain agenda kegiatan, rapat juga membahas rencana jangka panjang, yakni menciptakan layangan ikon Sumatera Selatan berbentuk tiga dimensi Perahu Naga serta upaya pelestarian layangan tradisional.
“Kami juga sedang menyiapkan konsep layangan ikon daerah dan menghidupkan kembali layangan tradisional Sumsel agar tidak hilang ditelan zaman,” tutupnya.#rr




