Ogan Ilir

10 Grub Dari Kelas 10 SMAN 1 Tanjungraja, Unjuk Kebolehan Drama Anti Bullying

 

Inderalaya

Sebanyak 10 grub yang terdiri dari 332 pelajar kelas X (sepuluh) SMAN 1 Tanjung Raja, Ogan Ilir, melakukan unjuk kebolehan drama, melakukan aksi akting drama anti bulying. Kegiatan tersebut sebagai acara puncak penguatan profil pelajar Pancasila.

Kepala SMAN 1 Tanjung Raja, Sutinawati mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka.

Dijelaskannya, Kurikulum Merdeka adalah metode pembelajaran yang mengacu pada pendekatan bakat dan minat.

Para pelajar dapat memilih pelajaran apa saja yang ingin dipelajari sesuai passion yang dimilikinya.

“Salah satu tujuan Kurikulum Merdeka ialah mengembangkan potensi peserta didik,” kata Sutinawati, Senin (21/11/2022).

Adapun peserta kegiatan acara puncak penguatan profil pelajar Pancasila ini hanya siswa berasal dari kelas X.

“Kelas X di SMAN 1 Tanjung Raja ada sepuluh. Semua ikut kegiatan ini,” terang Sutinawati.

Para pelajar pun unjuk kebolehan seni peran dengan mengangkat tema perihal perundungan yang belakangan ini marak terjadi di beberapa sekolah di Indonesia.

Selain menampilkan seni peran, para pelajar juga sekaligus mengkampanyekan anti perundungan.

Siswa-siswi yang memainkan seni peran pun diminta untuk mengedepankan prestasi, bukan perundungan yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri.

“Melalui tema anti bullying atau perundungan ini, kami mengajak anak-anak untuk tidak melakukannya terhadap siapapun. Kegiatan kampanye edukasi ini dikemas dengan bentuk seni peran sesuai kreativitas para pelajar,” terang Sutinawati.#prima

0 0 votes
Article Rating

Related Articles

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button