Ogan Ilir

Bupati Panca Mawardi Targetkan Tanjung Senai Jadi Destinasi Layang-layang Hias dan Aduan

Inderalaya

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi menginginkan potensi yang ada di Tanjung Senai dapat terus dikembangkan.

Salah satunya yakni menjadi tujuan pariwisata dan olahraga rekreasi layang-layang hias dan aduan.

“Kami menginginkan Kabupaten Ogan Ilir jadi destinasi layang-layang,” kata Panca didampingi Wakil Bupati Ardani di Tanjung Senai, Indralaya, Selasa (3/1/2023).

Keberadaan Panca di Tanjung Senai untuk menyaksikan Festival Layang-layang dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Ogan Ilir.

Pada festival ini, ada sekitar 30 layang-layang hias dan sejumlah layang aduan yang menghiasi langit Tanjung Senai.

Festival ini juga dijadikan Pemkab Ogan Ilir sebagai sarana edukasi bagi warga terutama pelajar untuk mengenal layang-layang hias.

“Karen tahun ini baru permulaan, di tahun 2024 kami ingin seluruh perwakilan desa, kecamatan di Ogan Ilir menampilkan kreasi layang-layang hias,” pinta Panca.

Kreasi layang-layang diarahkan agar menyesuaikan ciri lokal masing-masing desa maupun kecamatan.

“Jadi dapat membuat, membentuk layang-layang sesuai ikon yang ada di desa masing-masing. Tadi ada lumba-lumba, mungkin dari Pemulutan bisa bikin buaya, mungkin ada bentuk kemplang,” ujar Panca.

Dengan menjadikan Tanjung Senai sebagai destinasi layang-layang setidaknya di tingkat regional, diharapkan dapat semakin mempopulerkan olahraga rekreasi satu ini.

Selain juga tujuannya untuk mengangkat perekonomian, memajukan UMKM dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Makanya proses dulu, terutama layang-layang hias perlu dipelajari dulu cara pembuatannya dan kreasi yang akan ditampilkan,” kata Bupati Panca.

Ketua Kormi Ogan Ilir Hj Zaitun Mawardi mengatakan berterimakasih kepada Pemkab Ogan Ilir melalui Bupati Panca Mawardi bahwa salah satu inorga layang-layang mendapatkan tempat dihati masyarakat dan Pemkab Ogan Ilir. “Saya sangat bersyukur karena inorga layang-layang menjadi festival disini. Bahkan kedepan para camat dari 16 kecamatan diwajibkan untuk memiliki layang-layang dua atau tiga dimensibsaat HUT Ogan Ilir di tahun 2024,”ujar Hj Zaitun Mawardi. #prima

0 0 votes
Article Rating

Related Articles

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button