Membludak, Peserta Ikuti Sekolah Pasar Modal Yang Diselenggarakan BEI dan Dinas Perpustakaan Sumsel

Ratusan peserta antusias dan mebludak mengikuti Sekolah Pasar Modal (SPM) yang merupakan program edukasi serta sosialisasi pasar modal yang diselenggarakan secara berkala oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Sumsel, Kamis 9 Juli. Kegiatan dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan Sumsel dibuka langsung Kepala Dinas Fitriana.

Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel Fitriana mengatakan agar kegiatan positif mengenai pasar modal dan bursa saham diharapkan berkelanjutan, meskipun waktu belajarnya singkat diharapkan chocing klinik ini membuka minat peserta agar berinvestasi. Iapun berharap kegiatan positif yang rata-rata banyak diminati mahasiswa ini diharapkan makin memberikan sumbangsih untuk Sumsel.
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Sumsel Hari Mulyono mengatakan sekolah Pasar Modal yang diselenggarakan mempunyai tujuan antaranya memberikan edukasi yang tepat terkait masalah investasi, memberikan edukasi tentang investasi saham, memberikan informasi tentang mekanisme untuk menjadi investor saham, memberikan edukasi tentang teori pemilihan saham untuk diinvestasikan, meningkatkan awarness bahwa investasi saham itu mudah dan terjangkau, dan memberikan informasi tentang lembaga-lembaga dipasar modal yang memberi fasilitas dan perlindungan kepada investasi

Sundari Ningsih, Deputi Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumsel mengatakan sebanyak 957 emiten atau saham perusahaan yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Jadi kepada pelaku atau buyer saham agar membeli saham sesuai dengan kemampuan dan dapat melihat kondisi perusahaannya,"katanya.
Seperti membeli saham astra yang menguntungkan pada tahun 1993 nilai saham Rp16ribu jika membeli 500 lembar nilainya Rp8juta, pada tahun 2024 per lembar Rp50ribu jika membeli 500 lembar nilainya kini naik menjadi Rp251juta.
Atikah Tri Adriyanti
Equity Researcb Analist KB Valbury Sekuritad mengingatkan agar waktu terbaik berinvestasi adalah sekarang, jangan menunda lagi agar bisa meraih keuntungan di masa depan.
Salah satu peserta Aldi mengatakan sangat tertarik mengikuti sekolah pasar modal. "Saya ingin tahu lebih detail bagaimana cara meningkatkan nilai uang di pasar saham, selain itu bagaimana caranya tepat dan cepat memilih perusahaan sehat untuk berinvestasi atau membeli saham,"ujarnya.
Turut hadir kepala dinas perpustakaan dari kabupaten/kota Sumsel, Kabid Layanan Otomasi dan Kerjasama Dinas Perpustakaan Sumsel Khoiriyyah, Kasi Kerjasmaa Hapriani, Kasi Layanan Otomasi Siti Amalia. #rr


