Ogan Ilir

Bupati Panca Mawardi: Pembangunan MPP Perlu Kajian dan Pemenuhan Persyaratan!

# Lihat DED, Mungkin Daerah Tanjungraja

 

 
Inderalaya 
 

Pemkab Ogan Ilir bakal membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) yang didalamnya tersedia berbagai jenis pelayanan publik yang dibutuhkan masyarakat bahkan nantinya akan mengintegrasikan sistemnya. Dengan demikian masyarakat tidak direpotkan lagi dengan birokrasi yang selama ini dianggap berbelit. Meski begitu Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi menyebutkan tidak mudah membangun MPP karena perli pengajian dan pemenuhan persyaratan terlebih dahulu

"Insya Allah soal MPP, kita perli pengajian, melihat Detail Engineering Design (DED)nya dahulu. Karena perlu pemenuhan persyaratan. Jadi dilihat DED nya dahulu dan lahan kemungkinan tahun depan insya Allah. Ya harus memenuhi banyak persyaratannya, salah satunya soal design, bangunan dan lokasinya. Ya kemungkinan di Tanjungraja masih dikaji lagi karena ada beberapa tempat atau lokasinya,"kata Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi, Rabu (28/9/2022)

Bahkan sebelumnya Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar S.H bersama Ketua Komisi II DPRD Ogan Ilir Aprizal, SH, M.Si dan Anggota Komisi II DPRD Ogan Ilir Bapak Syafari, SH serta Kepala Perangkat Daerah Ogan Ilir terkait seperti Kadis DPMPTSP Ogan Ilir M Ridhon Latief melakukan kunjungan kerja Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Kamis (08/09/2022)  di Pemkab Karanganyar Jawa Tengah
 

Bupati Panca dan rombongan di sambut langsung dengan hangat oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M. yang di dampingi oleh wakil DPRD Karanganyar, Tony Hatmoko serta asisten, staff ahli dan jajaran kepala OPD terkait. 

Bupati Panca Wijaya Akbar menilai Pemkab Karanganyar dinilai memiliki pelaksanaan yang cukup baik, hingga dapat menjadi percontohan bagi Pemkab Ogan Ilir nantinya dalam menjalankan MPP yang baru akan diprakarsai. 

 
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ogan Ilir terus berjibaku dalam memberikan pelayanan prima semaksimal mungkin kepada masyarakat yang akan berinvestasi dan mengurus perizinan di Kabupaten Ogan Ilir. Bahkan ditargetkan dinas tersebut bisa meraih nilai A- untuk penilaian yang dilakukan oleh lembaga negara yang berkompeten
 
" Alhamdulillah sejauh ini kita mempersiapkan penilaian monitoring center prefentif (MCP) penilaian dari KPK mendapatkan nilai 100persen atau hijau. penilaian ombudsmen soal pelayanan publik, penilaian dari Kemenpan RB, ya penilaian ini sepanjang tahun persiaoannya. Untuk 2022 dimulai Juli, kalau tahun lalu B kita targetkan tahun ini A-,"jelas Kadis DPMPTSP Ogan Ilir M Ridhon Latief didampingi Sekretaris DPMPTSP Ogan Ilir Santi Novita Sari SH MH,  Kabid Perencanaan Pengenbangan Iklim Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Nur Muliani Sari Ssos, dan Asesor Menajemen Mutu Industri Linia Ssos
 
Menurut M Ridhon Latief sejauh ini pemberian pelayanan kepada masyarakat terkait perizinan sudah dilaksanakan secara maksimal, selain itu beberapa dinas yang dinilai juga terkait soal pemberian pelayanan publik adalah Dinas Dukcapil, kecamatan, inspektorat, ukpbj dan puskesmas. 
 
Saat ini menurut M Ridhon, guna menunjang pelayanan kepada publik pihaknya juga segera melengkapi fasilitas disabilitas, memiliki web DPMPTSP, wifi, fasilitas ruang menyusui, mushola, pendampingan OSS, menyiapkan brosur. Menurut M Ridhon bahwa terkait MCP sudah 100persen, bahkan di Sumsel hanya ada 2 daerah yang mendapatkan nilai 100 atau hijau yaitu Ogan Ilir dan Palembang 
 
"Pada tahun 2020 DPMPTSP mendapatkan penilaian no urut 320 se- Indonesia, di tahun 2021 alhamdulilah sejak saya memimpin disini dapat meraih nilai B- atau posisi 164 se-Indonesia. Nah kita targetkan ditahun  2022 posisi A-. Alhamdulilah kita optimis karena semua indikator penilaian sudah dipenuhi seperti tempat pelayanan menyiapkan disabilitas, menyusui, tempat mengadu, web DPMPTSP, bagi yang tidak mengerti disiapkan brosur, pendampingan oss, tempat pelayanan nyaman aman, pelayanan baik, seluruh sarana prasaran terpenuhi, disabilitas, musholah. Antar jemput untuk berurusan surat menyurat. Bahkan kita juga akan melaksanakan jimat nona, alhamdulilah Pak Bupati Panca sangat mendukung program jimat nona dengan memberikan bantuan berupa 2unit motor dan 1 unit mobil operasional untuk memberikan pelayanan atau pengantaran hasil surat izin untuk sementara jangkauannya di daerah Kecamatan Inderalaya dan inderalaya Utara,"ujar Kepala DPMPTSP M Ridhon Latief. #prima
 
5 1 vote
Article Rating

Related Articles

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button