Ogan Ilir

Bocah 3 Tahun di Tanjung Seteko OI Keluarkan Air Mata Amis, Keluarga Tak Mampu Berobat

 

Inderalaya

Seorang bocah perempuan asal Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, mengalami penyakit kulit tak biasa di area mata.

Bocah bernama Selvia Putri, usia 3 setengah tahun itu mengalami penyakit tersebut sejak dua tahun lalu.

Menurut orang tua Selvia, awalnya putri mereka mengeluh gatal di area mata.

“Waktu digaruk, muncul bercak merah dan anak saya merasakan sakit,” kata Eko, ayahanda Selvia saat ditemui di Tanjung Seteko, Sabtu (18/6/2022).

Selain rasa gatal dan sakit, lanjut Eko, putri tunggalnya itu mengeluarkan air mata berbau amis.

“Kalau ngucek mata, keluar air matanya itu agak kental dan baunya amis,” ungkap Eko.

Pria 26 tahun ini pun berupaya untuk mengobati putrinya dengan membeli obat di apotek.

Pengobatan tradisional juga sudah diupayakan namun hingga kini belum membuahkan hasil.

“Ada obat apotek harganya mahal sampai ratusan ribu. Memang manjur, tapi kalau obatnya abis, anak saya gatal-gatal lagi,” ujar Eko.

Sehari-hari, Selvia harus mengenakan kacamata plastik agar matanya terhindar dari debu, polusi, bahkan angin.

Bocah tersebut juga hanya dapat mengonsumsi sayuran untuk mencegah gatal-gatalnya itu.

“Setiap hari cuma bisa makan sayur bening. Kalau ikan, ayam, sosis gitu, tidak bisa karena langsung kena gatal lagi,” tutur Eko yang juga didampingi istrinya.

Untuk berobat ke rumah sakit, Eko mengaku tak memiliki biaya karena penghasilan sebagai petani hanya cukup untuk biaya makan keluarga.

Eko mengaku sempat mengurus BPJS beberapa bulan lalu, namun hingga kini tak kunjung mendapatkan kartu BPJS tersebut.

“Mau berobat ke rumah sakit ya bagaimana? Belum mampu,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Ogan Ilir, Kapidin mengarahkan agar Selvia dirawat di RSUD Ogan Ilir.

Dengan menyertakan surat keterangan tidak mampu dan surat keterangan tak memiliki kartu jaminan kesehatan.

“Kalau urgent, langsung bawa ke (RSUD Ogan Ilir di) Senai. Nanti biaya ditanggung Pemkab,” kata Kapidin.#prima

0 0 votes
Article Rating

Related Articles

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Back to top button